Wasiat Terakhir Gaddafi

Standar

Inilah wasiat terakhir dari Muamar Gaddafi yang sangat sederhana dan menyentuh hati. Silahkan baca baik-baik, dan renungi tipe macam apa sebenarnya Gaddafi ini. Jangan sekedar menjustifikasi berdasarkan pemberitaan mainstream media yang bisa jadi melalui proses fabirkasi.

“This is my will. I, Muammar bin Mohammad bin Abdussalam bi Humayd bin Abu Manyar bin Humayd bin Nayil al Fuhsi Gaddafi, do swear that there is no other God but Allah and that Mohammad is God’s Prophet, peace be upon him. I pledge that I will die as Muslim.

Should I be killed, I would like to be buried, according to Muslim rituals, in the clothes I was wearing at the time of my death and my body unwashed, in the cemetery of Sirte, next to my family and relatives. 

I would like that my family, especially women and children, be treated well after my death. The Libyan people should protect its identity, achievements, history and the honourable image of its ancestors and heroes. The Libyan people should not relinquish the sacrifices of the free and best people. 

I call on my supporters to continue the resistance, and fight any foreign aggressor against Libya, today, tomorrow and always. 

Let the free people of the world know that we could have bargained over and sold out our cause in return for a personal secure and stable life. We received many offers to this effect but we chose to be at the vanguard of the confrontation as a badge of duty and honour. 

Even if we do not win immediately, we will give a lesson to future generations that choosing to protect the nation is an honour and selling it out is the greatest betrayal that history will remember forever despite the attempts of the others to tell you otherwise.” 

Sumber: BBC

“Ini adalah kehendak-Ku. Aku, Muammar bin Muhammad bin Humaid bin Abdussalam bi Abu Humaid bin bin Manyar Nayil al Fuhsi Gaddafi, jangan bersumpah bahwa tidak ada Tuhan lain selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Nabi Allah, saw. Saya berjanji bahwa saya akan mati sebagai Muslim.Haruskah saya akan dibunuh, saya ingin dikubur, sesuai dengan ritual Islam, dalam pakaian yang kupakai pada saat kematian saya dan tubuh saya kotor, di pemakaman Sirte, di samping keluarga dan kerabat.

Saya ingin bahwa keluarga saya, khususnya perempuan dan anak, diperlakukan dengan baik setelah kematian saya. Orang-orang Libya harus melindungi identitas, prestasi, sejarah dan citra terhormat leluhur dan pahlawan. Orang-orang Libya tidak harus melepaskan pengorbanan dari orang-orang bebas dan terbaik.

Saya meminta para pendukung saya untuk melanjutkan perlawanan, dan memerangi setiap agresor asing terhadap Libya, hari ini, besok dan selalu.

Biarkan orang bebas dari dunia tahu bahwa kita bisa menawar lebih dan dijual keluar menyebabkan kami dengan imbalan kehidupan yang aman dan stabil pribadi. Kami menerima banyak tawaran untuk efek ini, tetapi kami memilih untuk berada di garda depan konfrontasi sebagai lencana tugas dan kehormatan.

Bahkan jika kami tidak menang segera, kami akan memberikan pelajaran kepada generasi mendatang bahwa memilih untuk melindungi bangsa adalah suatu kehormatan dan menjualnya keluar adalah pengkhianatan terbesar bahwa sejarah akan mengingat selamanya meskipun upaya yang lain untuk memberitahu Anda sebaliknya. ”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s